Biounik's Blog
Ajarilah, Mudahkanlah, Gembirakanlah dan Janganlah ditakut-takuti

Agar Selalu Ditolong Oleh Allah


Kesulitan sebelum datangnya kemudahan bagaikan
hadirnya rasa lapar sebelum datangnya makanan.”

Bagaimana cara kita memaknainya agar kita selalu ditolong oleh Allah?

Yakinlah Hanya Allah Tempat Bergantung
Ada 5 tipe manusia yang hidupnya selalu menderita:
1. Manusia yang mengira bahwa hidup ini selalu mulus
2. Manusia yang mengira bahwa dia akan selalu menghadapi peristiwa yang diharapkan
3. Manusia yang mengira bahwa dia akan selalu di cintai oleh orang lain
4. Manusia yang selalu mencintai sesuatu (benda atau manusia lain)
5. Manusia yang tidak bergantung kepada Allah
Oleh karena itu, apabila anda ingin hidup bahagia, ada 5 kesiapan yang harus dimiliki:
1. Kesiapan menjalani hidup yang tidak mulus
2. Siap menjalani peristiwa yang tidak diharapkan
3. Siap di benci orang lain
4. Siap tidak terlalu mencintai benda atau manusia lain
5. Siap hanya bergantung kepada Allah.
Jangan Berputus Asa dan Larut Dalam Kesedihan
Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupanya, ia mendapat pahala yang diusahakanya dan mendapatkan dan ia mendapat siksa yang dikerjakanya.
Kesedihan bisa teratasi apabila kita mau merubah cara pandang tentang hidup kita, dengan selalu berpikir positif dan memaksimalkan usaha, hingga tujuan akhir anda akan tercapai dengan kebahagiaan
Jangan Bersedih
Didunia ini tiada yang dapat memberikan ketenangan dan ketentraman hati selain dekat dengan Allah, hanya Allahlah tempat berlindung orang-orang yang ketakutan, tempat mengadu orang-orang yang terdesak, tempat meminta pertolongan orang-orang yang meminta tolong dan tempat berlindung orang –orang yang meminta perlindungan

Kembali Kepada Diri Sendiri
Berbuatlah sekarang atau menyesal, apa yang kita dengar dan kita pahami tentang suatu ilmu amalkanlah semampu kita, bukan hanya sebagai reperensi di kala bedebat dan berdiskusi.
Kembali pada diri kita sendiri, apakah kita ingin mendapat pertolongan Allah atau malah sebaliknya.
Saudaraku yang dirahmati Allah, ada banyak persoalan yang menghadang di depan kita. Entah itu masalah pribadi, keluarga atau pun yang lebih luas dari itu. Sebanding dengan banyaknya masalah, banyak pula cara yang dapat kita lakukan untuk menyelesaikannya. Bisa mengandalkan kecerdasan akal, kemampuan fisik, harta kekayaan, relasi, atau apapun. Namun bagi saya sendiri, tidak ada yang paling ampuh selain pertolongan Allah.

Mengapa pertolongan Allah? Tidak ada satu pun masalah yang terjadi, kecuali atas izin Allah SWT. Semuanya ada dalam genggaman Allah SWT. Bila demikian, alangkah mudahnya bagi Allah untuk membuka jalan kemudahan bagi siapapun yang ditimpa masalah.

Karena itu, masalah terbesar dalam hidup adalah saat kita tidak mendapatkan pertolongan Allah. Seberat apapun persoalan, akan menjadi ringan bila ditolong Allah. Pertanyaannya, bagaimana agar kita layak ditolong Allah? Jawabannya ada dalam QS. Ath Thalaaq [65] ayat 2-3. ” Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu ” .

Jadi, kunci pembuka pertolongan Allah ada dalam ketakwaan kita. Semakin takwa kita, semakin terbuka lebar pintu-pintu pertolongan Allah. Sebaliknya, semakin ingkar kita, semakin tertutup rapat pintu-pintu pertolongan Allah. Na’udzubillah. Imam Ibnu Atha’ilah menegaskan pesan takwa ini, “Jangan menuntut Allah karena terlambatnya permintaan yang telah engkau panjatkan kepada-Nya. Namun, hendaknya engkau koreksi dirimu, tuntut dirimu agar tidak terlambat melaksanakan kewajiban-kewajiban terhadap Tuhanmu”.

Saudaraku, ada banyak kewajiban yang harus kita tunaikan kepada Allah. Di antara yang banyak tersebut ada beberapa amalan dasar, sekaligus kunci pembuka datangnya pertolongan Allah. Saat kita mampu mengamalkannya dengan istikamah, insya Allah kebaikan-kebaikan lainnya akan terbuka.

1. Tahajud. Sepertiga malam terakhir adalah waktu yang sangat dicintai Allah. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa pada waktu tersebut, Allah Swt. turun ke bumi dan mengabulkan setiap doa yang dipanjatkan hamba-hamba-Nya. Tidak ada satu pun shalat sunnat yang begitu diperhatikan Rasulullah SAW kecuali shalat tahajud. Sangat rugi orang yang menyia-nyiakan waktu sepertiga malam terakhir. Sebab, ia telah menyia-nyiakan datangnya pertolongan Allah.
2. Sedekah. Amalan ini sungguh luar biasa. Dengan bersedekah, rezeki akan tambah melimpah dan berkah, urusan menjadi mudah, kita pun akan terhindar dari musibah. Jaminan dari Allah demikian pasti kepada ahli sedekah. Maka, jangan sia-siakan kesempatan beredekah. Pastikan tiada hari tanpa sedekah. Awali hari-hari kita dengan bersedekah.
3. Membantu orang lain. Sesungguhnya Allah akan menolong orang-orang yang gemar menolong saudaranya. Mudahkan pula urusan orang lain, niscaya Allah akan memudahkan urusan kita. Pokoknya, tiada hari tanpa menolong orang lain. Dan jangan pilih-pilih dalam menolong.
4. Banyak bershalawat kepada Rasulullah SAW. Rasullah SAW adalah manusia yang paling dicintai Allah. Karena itu, cinta Allah SWT. akan kita dapatkan saat kita mencintai hamba yang paling dicintainya. Bila Allah sudah cinta, pertolongannya akan terbuka bagi kita

No Responses to “Agar Selalu Ditolong Oleh Allah”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: