Biounik's Blog
Ajarilah, Mudahkanlah, Gembirakanlah dan Janganlah ditakut-takuti

PENGARUH ROKOK TERHADAP KESEHATAN MANUSIA By: M.Mujadid Al Kautsar S.Pd.


Pada tahun 1604 raja James 1 menulis tentang pemeriksaan atas mayat-mayat perokok berat. Dia menemukan pada bagian dalam tubuh mayat-mayat tersebut tercemar dan terinfeksi semacam bubuk hitam dan berminyak. Kenyataan ini paling tidak membuktikan bahwa rokok itu berbahaya. Satu isapan sebatang rokok saja mengandung puluhan ribu zat polutan. Seseorang yang menghabiskan 10 batang rokok sehari dalam setahun paling tidak telah menghirup 30.000 kali asap rokok, padahal dalam sekali isap rokok terhirup 4.000 mcam zat polutan. Zat yang dikandung asap tembakau antara lain:
Nikotin
Karbondioksida (gas beracun yang keluar dari knalpot)
Acetone (zat penghapus cat)
Methanol (bahan bakar roket)
Accu mobile
Vinole chloride (bahan plastic PVC)
DDT (racun serangga)
Arsenic (racun semut putih)
Butane (bahan bakar korek api)
Hydrogen cyanide (racun untuk hukuman mati)
Nikotin, racun yang paling berbahaya dikandung oleh rokok yang dapat menenangkan pikiran. Inilah yang sesungguhnya dicari-cari oleh perokok sebagaimana halnya obat-obatan yang memiliki fungsi aditif yang dapat memberikan efek kecanduan kepada para pemakainya. Setelah mengisap rokok sekitar 7,5 detik kemudian nikotin telah tiba di otak lalu merangsang hormon yang dapat menimbulkan perasaan tenang.

Proses Kimia Rokok
Proses pembakaran rokok tidaklah berbeda dengan proses pembakaran bahan-bahan lainnya. Rokok yang terbuta dari bahan daun tembakau kering, kertas dan zat perasa yang dapat dibentuk oleh elemen karbon (C), elemen oksigen (O), elemen nitrogen (N), elemen sulfur (S) dan elemen-elemen yang berjumlah kecil. Dua reaksi yang mungkin terjadi dalam proses merkok yaitu:
1. Reaksi rokok dengan oksigen
Reaksi ini membentuk senyawa-senyawa seperti CO2, CO, H2O, Nox, Sox. Reaksi ini disebut reaksi pembakaran yang terjadi pada bagian ujung rokok yang kontak dengan udara. Reaksi ini terjadi pada temperatur tinggi yaitu diatas 8000 C.
2. Reaksi pemecahan stuktur rokok
Reaksi ini menjadikan stuktur kimia rokok menjadi senyawa kimia lain seperti yang disebutkan di atas.
Selain reaksi kimia, juga terjadi proses penguapan air dan nikotin yang berlangsung pada temperature antara 100-4000 C. Nikotin yang menguap pada temperature diatas tidak dapat kesempatan untuk melalui temperatur tinggi dan tidak melalui proses pembakaran. Terkondensasinya uap nikotindalam gas tergantung pada konsentrasi uap nikotin dalam gas. Pada temperature < 1000 C nikotin sudah mengkondensasi, jadi sebenarnya sebelum gas masuk mulut kondensasi nikotin telah terjadi. Tidak semua nikotin dalam gas
terkondensasi sebelum memasuki mulut dan gas masuk paru-paru masih mengandung nikotin, sesampai di paru-paru nikotin akan terkondensasi lagi
Pengertian Nikotin Dan Metabolisme Tubuh
Nikotin adalah cairan bahan kimia berminyak yang tidak berwarna merupakan salah satu racun paling keras yang kita kenal. Jika jumlah nikotin yang dikandung dalam sebuah cerutu kepada seseorang yang berposter sedang, ia akan segera mati dalam beberapamenit (bilamana cerutu itu dihisap, tidak semua nikotin diserap dan penyebarannya berlangsung lebih lama yang memungkinkan tubuh untuk menanggulangi racun tersebut). Nikotin yang terbawa dalam aliran darah dapat mempengaruhi fungsi bagian tubuh misalnya nikotin mempercepat denyut jantung (kadang-kadang sampai 20 kali lebih cepat dalam 1 menit dari pada dalam keadaan normal.
Selain itu nikotin dalam rokok juga dapat menurunkan suhu kulit sebanyak 1 atau 2 derajat karena peyempitan pembulu darah kulit dan menyebabkan hati melepaskan gula ke dalam darah, walaupun demikian, nikotin terutama berpengaruh terhadap otak dan sistem saraf. Nikotin dapat memberi pengaruh yang menenangkan atau membuat lebih waspada kepada para perokok. Namun nikotin adalah obat dan seperti bermacam-macam obat lain yang bersifat adiksi atau menyebabkan kecanduan. Hal ini berarti bahwa tubuh mulai membutuhkannya sedemikian rupa sehingga tanpa nikotin tubuh merasa tidak enak.
Hubungan Rokok Dengan Kesehatan Paru-Paru
Terdapat cukup fakta untuk menghubungkan rokok dengan kesehatan paru-paru. Gerbang utama yang menjadi sasaran asap rokok adalah paru-paru, salah satu organ dada yang memiliki susunan rumit. Paru-paru terdiri dari lima jenis sel yang semuanya sangat peka terhadap kerusakan yang diakibatkan asap rokok. Bahan karsinogenik dalam rokok antara lain Polofin 210, 2,4 Benzypysine serta nikotin yang menyebabkan sel-sel paru-paru lebih agresif untuk membelah dan tumbuh.
Merokok mengakibatkan kesehatan paru-paru terancam. Hemiglobin lebih mudah membawa karbondioksida dari pada membawa oksigen ke paru-paru. Dengan demikian otot tidak memperoleh oksigen yang cukup. Sedangkan nikotin yang terbawa dalam aliran darah dapat mempengaruhi denyut jantung, kulit, penyempitan pembulu darah dan menyebabkan hati melepas gula ke darah.
Beberapa data epidemologi yang dilaporkan meningkatkan resiko paru adalah:
Jumlah rokok yang dikonsumsi lebih dari 20 batang sehari
Lama merokok lebih dari 10 tahun
Kebiasaan menghisap rokok dalam-dalam
Anak-anak yang lahir tahun 1985, diperkirakan sepertiganya akan pernah menderita kanker, dan kira-kira seperempatnya akan meninggal karena kanker. Kita semua memiliki keluarga atau teman yang mengidap kanker. Tabel berikut memaparkan jumlah pengidap kanker di US tahun 1993.
Jumlah Penderita Jumlah
Kematian Persen Kematian
Paru-Paru 170 000 149 000 28%
Usus Besar 152 000 57 000 11%
Payudara 183 000 46 300 9%
Leukemia 93 000 50 000 9%
Prostat 165 000 35 000 7%
Kanker pembunuh terbesar, yaitu kanker paru-paru, membunuh hampir 90% penderitanya, atau hampir 30% dari seluruh kematian akibat kanker. Namun sesungguhnya justru kanker paru-parulah yang paling mudah dicegah. Surver dalam beberapa dekade menunjukkan bahwa satu-satunya penyebab mayoritas kanker paru-paru adalah asap rokok.
Zat-zat karsinogen (pemicu kanker) yang terkandung pada rokok adalah:
• vinyl chloride
• benzo (a) pyrenes
• nitroso-nor-nicotine
Satu-satunya zat yang lebih berbahaya daripada asap rokok dalam memicu kanker paru-paru adalah zat-zat radioaktif. Itu pun jika dimakan atau dihidap dalam kadar yang cukup.Gambar di bawah menunjukkan paru-paru yang dirusak oleh kanker. Gambar di kanan (diperbesar) menunjukkan alveoli yang terkena kanker.

Kematian umumnya bukan terjadi karena kesulitan bernafas yang diakibatkan oleh membesarnya kanker, tetapi karena posisi paru-paru dalam sistem peredaran darah menjadikan kanker mudah menyebar ke seluruh tubuh. Penyebaran metastase ke arah otak dan bagian kritis lainnya lah yang mengakibatkan kematian itu. 90% penderita meninggal dalam 3 tahun setelah diagnosis.

Industri rokok menganggap bahwa kaitan antara jumlah penderita kanker paru-paru dengan tingginya konsumsi rokok hanya merupakan kebetulan. Namun grafik-grafik di bawah, dari berbagai penelitian menunjukkan korelasi yang sangat positif dan sangat konsisten bahwa satu-satunya penyebab kanker paru-paru secara umum adalah konsumsi rokok.

Merokok dalam jangka panjang yaitu 10-20 tahun dengan jumlah merokok:
1-10 batang per hari meningkatkan resiko 15 kali
20-30 batang per hari meningkatkan resiko 40-50 kali
40-50 batang per hari meningkatkan resiko 70-80 kali
Penyakit Akibat Merokok
Sekian banyak penyakit yang ditimbulkan rokok antara lain:
Jantung koroner
Kanker paru-paru
Kanker mulut/tenggorokan
Bronkitis
Penyakit pembuluh darah otak, ulkus pepticum
Gangguan janin dalam kandungan
Emfisime (pada penderita emfisime 80% energi yang dimiliki hanya digunakan untuk bernapas.
Menurut WHO merokok menyebabkan terjadinya 80-90% kematian akibat paru-paru, 75% kematian akibat bronchitis, 40% kematian akibat kandung kencing dan 25% kematian akibat penyakit jantung sistemik serta lematian mendadak akibat serangan jantung 2-4 kali.

Hubungan Perokok Dengan Penyakit Dementia
Orang yang merokok lebih mungkin untuk terserang penyakit Alzheimer dan bentuk lain sakit jiwa (dementia) dibanding orang yang telah berhenti atau tak pernah merokok. Perokok yang berusia di atas 55 tahun menghadapi kemungkinan 50 persen untuk terserang sakit jiwa dibandingkan dengan orang yang tak merokok, kata Dr. Monique Breteler dari Erasmus Medical Center di Rotterdam, Belanda, dan rekannya.Breteler dan rekannya, yang menulis di jurnal Neurology, mengatakan mereka menelusuri hampir 7.000 orang yang berusia 55 tahun dan lebih selama rata-rata tujuh tahun. Selama masa itu, 706 di antara orang-orang tersebut terserang sakit jiwa.Ada satu jenis gen yang sudah diketahui yang meningkatkan risiko sakit jiwa yang disebut APOE4 atau apolipoprotein E4. Merokok tak berdampak pada resiko Alzheimer bagi orang yang memiliki gen itu. Namun orang yang tak memiliki gen tersebut menghadapi 70 persen risiko Alzheimer kalau mereka merokok.
Merokok dapat mengakibatkan stroke ringan, yang pada gilirannya merusak otak dan mengakitkan sakit jiwa, kata Breteler. “Merokok meningkatkan risiko penyakit cerebrovascular (stroke), yang juga berhubungan dengan dementia,” kata Breteler dalam suatu pernyataan yang dikutip Reuters.“Mekanisme lain dapat melalui stres oxidative, yang dapat merusak sel di dalam pembuluh darah dan mengarah kepada pengerasan pembuluh nadi. Perokok mengalami stress oxidative yang lebih besar dibandingkan orang yang bukan perokok, dan peningkatan tekanan oxidative juga terlihat pada penyakit Alzheimer,” katanya.Stress oxidative adalah suatu proses yang sama dengan berkarat, kondisi yang memungkinkan reaksi kimia merusak DNA.
Rokok Rusak Sperma Anak Sejak Lahir
Merokok terbukti dapat merusak sperma. Kerusakan sperma ini ini juga diwariskan dari seorang bapak perokok ke anak lelakinya. Hal itu disampaikan Penelitian dari Kanada.Kesimpulan kerusakan genetis turun temurun itu didapatkan dari sebuah penelitian pada tikus. Tikus yang diberi asap rokok menunjukkan terjadinya perubahan DNA (gen cetak biru tubuh) pada sel sperma pada tikus tersebut. Mutasi seperti itu, diketahui bersifat permanen. ”Jika diwariskan, mutasi ini menampilkan perubahan yang tidak dapat dikembalikan seperti semula dari komposisi genetik,” kata Carole peneliti Kanada tersebut.
Yauk dari Divisi Penanganan Racun dan Kesehatan Lingkungan Kanada, yang memimpin penelitian juga menyatakan, seorang ibu perokok dapat mencederai janinnya. Nah dari penelitian tersebut, ternyata didapatkan kesimpulan, cidera yang dialami bayi tidak hanya dari ibu perokok yang mengandungnya, tetapi juga dari bapaknya. Malahan yang paling berbahaya, kerusakan genetis turun temurun ini merusak calon penerusnya sebelum bertemu pasangannya. Yauk dan rekan-rekannya mempelajari sel yang memproduksi sperma di tikus yang dipapar dengan asap rokok selama enam atau 12 pekan. Seluruh mamalia terus melanjutkan untuk memproduksi sperma. Mereka menemukan bahwa terjadi mutasi sebanyak 1,7 kali pada sel DNA tikus yang terpapar asap rokok dibandingkan pada tikus yang tidak terpapar asap rokok setelah 12 pekan, dan 1,4 kali mutasi setelah enam pekan.
Kesimpulan ini menunjukkan bahwa kerusakan tergantung pada lamanya durasi terpapar asap rokok, jadi makin lama anda merokok maka akumulasi mutasi akan makin besar dan makin besar potensi dampaknya pada sel sperma, kata Yauk. Selain itu, rokok juga menyebabkan timbulnya penyakit kardiovaskuler dan kanker kepada si penderita. Begitupun dengan penyakit paru-paru, oesophagus, laryng, dan rongga mulut. Kanker di dalam rongga mulut biasanya dimulai dengan adanya iritasi dari produk-produk rokok yang dibakar dan diisap. Iritasi ini menimbulkan lesi putih yang tidak sakit.
Selain itu merokok juga dapat menimbulkan kelainan-kelainan rongga mulut misalnya pada lidah, gusi, mukosa mulut, gigi dan langit-langit yang berupa stomatitis nikotina dan infeksi jamur. Asap rokok mengandung komponen-komponen dan zat-zat yang berbahaya bagi tubuh. Banyaknya komponen tergantung pada tipe tembakau, temperatur pembakaran, panjang rokok, porositas kertas pembungkus, bumbu rokok serta ada tidaknya filter. Sedangkan zat-zat yang berbahaya berupa gas-gas dan partikel-partikel. Asap rokok yang kita hisap 90% mengandung berbagai gas seperti N2, O2, CO2, 10% sisanya mengandung partikel tertentu seperti ter, Nikotin dan lain-lain. Partikel dalam asap rokok yang dapat menyebabkan kanker (bersifat karsinogenik) adalah ter.
Pada perokok berat, merokok menyebabkan rangsangan pada papilafiliformis (tonjolan/juntai pada lidah bagian atas) sehingga menjadi lebih panjang (hipertropi). Disini hasil pembakaran rokok yang berwarna hitam kecoklatan mudah dideposit, sehingga perokok sukar merasakan rasa pahit, asin, dan manis, karena rusaknya ujung sensoris dari alat perasa (tastebuds)
Perokok Pasif
Ada dua macam asap rokok yang mengganggu kesehatan.
• Asap utama (mainstream), adalah asap yang dihisap oleh si perokok
• Asap sampingan (sidestream), adalah asap yang merupakan pembakaran dari ujung rokok, kemudian menyebar ke udara
Asap sampingan memiliki konsentrasi yang lebih tinggi, karena tidak melalui proses penyaringan yang cukup. Dengan demikian pengisap asap sampingan memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita gangguan kesehatan akibat rokok.Perokok pasif adalah orang-orang yang tidak merokok, namun menjadi korban perokok karena turut mengisap asap sampingan (di samping asap utama yang dihembuskan balik oleh perokok).Perokok pasif memiliki resiko yang cukup tinggi atas kanker paru-paru dan jantung koroner, serta gangguan pernafasan. Bagi anak-anak di bawah umur, terdapat resiko kematian mendadak akibat terpapar asap rokok.Setidaknya tercatat 4000 kematian perokok pasif per tahun di US.
Hubungan Rokok Dan Artherosklerosis
Atherosclerosis adalah akumulasi dalam arteri, oleh zat-zat lemak, otot halus abnormal, serta tumpukan kolesterol. Akibat akumulasi ini, terjadi penyempitan pembuluh darah, dan bahkan dapat terjadi penyumbatan.Proses ini disebabkan oleh:
• faktor keturunan
• konsumsi rokok
• tekanan darah tinggi
• konsumsi kolesterol
Pencegahan Atherosclerosis
• hentikan konsumsi rokok
• menjauh dari perokok
• kurangi konsumsi kolesterol
• lakukan terapi hipertensi
Hubungan Rokok Dengan Kehamilan
Masa Kritis
Kehamilan adalah masa kritis bagi janin yang sedang dikandung. Janin menerima pasok zat makanan hanya dari tubuh ibunya melalui placenta. Selama waktu kehamilan, terjadi masa kritis yang berbeda-beda dengan efek yang berbeda pula.
Efek Rokok
Racun rokok yang diserap oleh ibu (baik sebagai perokok maupun terutama sebagai perokok pasif), meningkatkan resiko sebagai berikut pada janin:
• pertumbuhan terhambat
• komplikasi selama pertumbuhan
• lahir prematur
• berat badan rendah
• kesulitan bernafas saat lahir
• sakit dalam hari-hari pertama setelah lahir
• meninggal mendadak dalam hari-hari pertama setelah lahir
Himpunan Fatwa Ulama Tentang Haramnya Merokok
1. Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
Merokok haram hukumnya berdasarkan makna yang terindikasi dari zhahir ayat Alquran dan As-Sunah serta i’tibar (logika) yang benar. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri dalam kebinasaan.” (Al-Baqarah: 195). Maknanya, janganlah kamu melakukan sebab yang menjadi kebinasaanmu. Wajhud dilalah (aspek pendalilan) dari ayat di atas adalah merokok termasuk perbuatan yang mencampakkan diri sendiri ke dalam kebinasaanSedangkan dalil dari As-Sunah adalah hadis shahih dari Rasulullah saw. bahwa beliau melarang menyia-nyiakan harta. Makna menyia-nyiakan harta adalah mengalokasikannya kepada hal-hal yang tidak bermanfaat. Sebagaimana dimaklumi bahwa mengalokasikan harta dengan membeli rokok adalah termasuk pengalokasian harta pada hal yang tidak bermanfaat, bahkan pengalokasian harta kepada hal-hal yang mengandung kemudharatan
Dalil yang lain, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, “Tidak boleh (menimbulkan) bahaya dan tidak boleh pula membahayakan orang lain.” (HR. Ibnu Majah dari kitab Al-Ahkam 2340) Jadi, menimbulkan bahaya (dharar) adalah ditiadakan (tidak berlaku) dalam syari’at, baik bahayanya terhadap badan, akal, ataupun harta. Sebagaimana dimaklumi pula bahwa merokok adalah berbahaya terhadap badan dan harta
Adapun dalil dari i’tibar (logika) yang benar yang menunjukkan keharaman rokok adalah karena dengan perbuatan itu perokok mencampakkan dirinya ke dalam hal yang menimbukan bahaya, rasa cemas, dan keletihan jiwa. Orang yang berakal tentu tidak rela hal itu terjadi pada dirinya sendiri. Alangkah tragisnya kondisinya, dan demikian sesaknya dada si perokok bila tidak menghisapnya. Alangkah berat ia melakukan puasa dan ibadah-ibadah lainnya karena hal itu menghalagi dirinya dari merokok. Bahkan, alangkah berat dirinya berinteraksi dengan orang-orang saleh karena tidak mungkin mereka membiarkan asap rokok mengepul di hadapan mereka. Karena itu, Anda akan melihat perokok demikian tidak karuan bila duduk dan berinteraksi dengan orang-orang saleh.
Semua i’tibar itu menunjukkan bahwa merokok hukumnya diharamkan. Karena itu, nasehat saya untuk saudara-saudara kaum muslimin yang masih didera oleh kebiasaan menghisap rokok agar memohon pertolongan kepada Allah dan mengikat tekad untuk meninggalkannya. Sebab, di dalam tekad yang tulus disertai dengan memohon pertolongan kepada Allah, mengharap pahala dari-Nya dan menghindari siksaan-Nya, semua itu adalah amat membantu di dalam upaya meninggalkan hal tersebut

2. Syaikh Muhammad bin Ibrahim
Rokok haram karena di dalamnya ada racun. Al-Qur’an menyatakan, “Dihalalkan atas mereka apa-apa yang baik, dan diharamkan atas mereka apa-apa yang buruk (kotoran).” (al-A’raf: 157). Rasulullah juga melarang setiap yang memabukkan dan melemahkan, sebagaimana diriwayatkan Imam Ahmad dan Abu Dawud dari Ummu Salamah ra. Merokok juga termasuk melakukan pemborosan yang tidak bermanfaat. Selanjutnya, rokok dan bau mulut perokok bisa mengganggu orang lain, termasuk pada jamaah shalat.
3. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
Rokok haram karena melemahkan dan memabukkan. Dalil nash tentang benda memabukkan sudah cukup jelas. Hanya saja, penjelasan tentang mabuk itu sendiri perlu penyesuaian.
4. Ulama Mesir, Syria, Saudi
Rokok haram alias terlarang, dengan alasan membahayakan. Di antara yang mendukung dalil ini adalah Syaikh Ahmad as-Sunhawy al-Bahuty al-Anjalaby dan Syaikh Al-Malakiyah Ibrahim al-Qaani dari Mesir, An-Najm al-Gazy al-Amiry as-Syafi’i dari Syria, dan ulama Mekkah Abdul Malik al-Ashami.
5. Dr Yusuf Qardhawi
Rokok haram karena membahayakan. Demikian disebut dalam bukunya ‘Halal & Haram dalam Islam’. Menurutnya, tidak boleh seseorang membuat bahaya dan membalas bahaya, sebagaimana sabda Nabi yang diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah. Qardhawi menambahkan, selain berbahaya, rokok juga mengajak penikmatnya untuk buang-buang waktu dan harta. Padahal lebih baik harta itu digunakan untuk yang lebih berguna, atau diinfaqkan bila memang keluarganya tidak membutuhkan.
SyariahOnline.com
Keharaman rokok tidaklah berdasarkan sebuah larangan yang disebutkan secara ekplisit dalam nash Al-Quran Al-Kariem atau pun As-Sunnah An-Nabawiyah. Keharaman rokok itu disimpulkan oleh para ulama di masa ini setelah dipastikannya temuan bahwa setiap batang rokok itu mengandung lebih dari 4000 jenis racun berbahayaDan karena racun itu merusak tubuh manusia yang sebenarnya amanat Allah SWT untuk dijaga dan diperlihara, maka merokok itu termasuk melanggar amanat itu dan merusak laranganNamun banyak orang yang menganggap hal itu terlalu mengada-ada, sebab buktinya ada jutaan orang di muka bumi ini yang setiap hari merokok dan buktinya mereka masih bernafas alias tidak langsung mati seketika itu juga
Karena itulah kita masih menemukan rokok di sekeliling kita dan ternyata pabrik rokokpun tetap berdiri tegar. Bahkan mampu memberikan masukan buat pemerintah dengan pajaknya. Sehingga tidak pernah muncul keinginan baik dari pembuat hukum untuk melarang rokok.
Ini adalah salah satu ciri ketertinggalan informasi dari masyarakat kita. Dan di negeri yang sudah maju informasinya, merupakan bentuk ketidak-konsekuenan atas fakta ilmu pengetahuan. Dan kedua jenis masyarakat ini memang sama-sama tidak tahu apa yang terbaik buat mereka. Misalnya di barat yang konon sudah maju informasinya dan ipteknya, masih saja ada orang yang minum khamar. Meski ada larangan buat pengemudi, anak-anak dan aturan tidak boleh menjual khamar kepada anak di bawah umur. Tapi paling tidak, sudah ada sedikit kesadaran bahwa khamar itu berbahaya. Hanya saja antisipasinya masih terlalu seadanya
Sedangkan dalam hukum Islam, ketika sudah dipastikan bahwa sesuatu itu membahayakan kesehatan, maka mengkonsumsinya lantas diharamkan. Inilah bentuk ketegasan hukum Islam yang sudah menjadi ciri khas. Maka khamar itu tetap haram meski hanya seteguk ditelan untuk sebuah malam yang dingin menusuk. Demikian pula para ulama ketika menyadari keberadan 4000-an racun dalam batang rokok dan mengetahui akitab-akibat yang diderita para perokok, mereka pun sepakat untuk mengharamkannya. Sayangnya, umat Islam masih saja menganggap selama tidak ada ayat yang tegas atau hadits yang eksplisit yang mengharamkan rokok, maka mereka masih menganggap rokok itu halal, atau minimal makruh.
7. Ustadz Ahmad Sarwat Lc, Konsultasi eramuslim.com
Awalnya belum ada ulama yang mengharamkan rokok, kecuali hanya memakruhkan. Dasar pemakruhannya pun sangat berbeda dengan dasar pengharamannya di masa sekarang ini.
Dahulu para ulama hanya memandang bahwa orang yang merokok itu mulutnya berbau kurang sedap. Sehingga mengganggu orang lain dalam pergaulan. Sehingga kurang disukai dan dikatakan hukumnya makruh.Sebagian kiyai di negeri kita yang punya hobi menyedot asap rokok, kalau ditanyakan tentang hukum rokok, akan menjawab bahwa rokok itu tidak haram, tetapi hanya makruh saja.
Mengapa mereka memandang demikian? Karena literatur mereka adalah literatur klasik, ditulis beberapa ratus tahun yang lalu, di mana pengetahuan manusia tentang bahaya nikotin dan zat-zat beracun di dalam sebatang rokok masih belum nyata terlihat. Tidak ada fakta dan penelitian di masa lalu tentang bahaya sebatang rokok.Maka hukum rokok hanya sekedar makruh lantaran membuat mulut berbau kurang sedap serta mengganggu pergaulan.

PUSTAKA
Ahmad, 2003, Puasa Menuju Kesehatan Fisik Dan Psikis, Gema Insani Press, Jakarta
Asegaf, 1995,Kanker Paru Dan Terapi Paliatif,Erlangga Univercity Press, Surabaya
AlKautsar, 2004, Efek asupan Vitamin Antioksidan Pada Penderita Kanker Paru Akibat Nikotin Rokok Dengan Tinjauan Stadium Yang Berbeda Di RSSA Malang (makalah seminar usulan penelitian), UMM, Malang
Ja’far, 2002, Kedokteran Islam, Dzikra, Bandung
http://www.kapanlagi.com, 2008, Rokok
WWW. Infokes.com, 2004, Hubungan Rokok Dengan Kanker Paru
WWW. Vision.Net.com, 2004, Proses kimiawi rokok
Sue, 1991, Bahaya rokok, Rajawali Press, Bandung

Satu Tanggapan to “PENGARUH ROKOK TERHADAP KESEHATAN MANUSIA By: M.Mujadid Al Kautsar S.Pd.”

  1. klo gtu emang sangat pantas klo rokok diHARAMKAN, trus apa yah dalilnya para ulama yang memakruhkan atau menghalalkan rokok??? tapi klo dimakruhkan mengapa masih ada para ulama yang merokok? padahal bukankah hukum makruh itu apabila ditinggalkan lebih utama ???


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: